Pengertian dan Jenis Konflik

Pengertian dan Jenis Konflik – Manusia diciptakan oleh Tuhan sebagai mahluk sosial, dalam bersosialisasi Manusia sering kali mengalami hambatan atau distraksi. Hambatan atau distraksi dalam interaksi sosial inilah yang dalam jangka panjang dapat menimbulkan konflik.

Pengertian Konflik berasal dari bahasa Latin configere yang berarti saling memukul, Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) memberikan definisi konflik adalah percekcokan; perselisihan; perentangan/ ketegangan atau pertentangan di dalam cerita rekaan atau drama. Soerjono Soekanto memberikan pengertian konflik adalah suatu keadaan pertentangan antara dua pihak untuk berusaha memenuhi tujuan dengan cara menantang pihak lawan.

Sedangkan Lewis A. Coser memberikan pengertian konflik adalah perjuangan nilai atau tuntutan atas status dan merupakan bagian dari masyarakat yang akan selalu ada, sehingga apabila ada masnyarakat maka akan muncul konflik.

Konflik terjadi ketika dua orang Manusia atau kelompok berusaha untuk menjatuhkan lawannya atau pihak lain demi mencapai sesuatu.

Konflik timbul sebagai konsekuensi dari persaingan atau perilaku yang bertentangan antara Manusia satu dan yang lainnya yang mengakibatkan timbulnya rasa yang tidak cocok antara satu dengan sama lain.

Manusia sebagai mahluk sosial yang hidup dalam tatanan masyarakat sering terjadi konflik baik dalam skala kecil maupun dalam skala besar.

Konflik dalam skala kecil contohnya adalah pertentangan antar saudara di dalam sebuah keluarga, sedangkan konflik dalam skala besar adalah Konflik antar Negara yang mengakibatkan timbulnya perang bersenjata antar negara seperti yang terjadi di Eropa ketika Perang Dunia I dan Perang Dunia II. Sebuah konflik dapat dibedakan dalam beberapa sudut pandang dan perspektif, antara lain:

  1. Konflik intraindividu. Konflik ini dialami oleh individu dengan dirinya sendiri karena adanya tekanan peran dan ekspetasi di luar berbeda dengan keinginan atau harapannya.
  2. Konflik antarindividu. Konflik yang terjadi antarindividu yang berada dalam suatu kelompok atau antar individu pada kelompok yang berbeda.
  3. Konflik antarkelompok. Konflik yang bersifat kolektif antar satu kelompok dengan kelompok lain.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *