Ciri Jenis dan Perkembangan Desa

Ciri, Jenis dan Perkembangan Desa – Pengertian Desa adalah perangkat pemerintahan terkecil dalam sistem pemerintahan di Indonesia. Menurut tingkat perkembangannya desa terbagi menjadi 3 klasifikasi khusus, antara lain; Desa Swadaya, Desa Swakarya dan Desa Swasembada.

Untuk mengetahui lebih jauh mengenai perbedaan desa dalam tingkat perkembangannya, berikut ini adalah penjelasannya :

1.  Desa Swadaya

Pengertian Desa Swadaya adalah Sebuah desa yang memiliki potensi tertentu dengan sistem kelola yang cukup baik. adapun ciri-ciri Desa Swadaya dapat dilihat pada poin-poin Berikut :

  • Daerahnya terisolir dengan daerah-daerah lainnya
  • Memiliki jumlah penduduk yang sedikit atau jarang.
  • Mata pencahariannya homogen yang bersifat agraris.
  • Sifatnya tertutup.
  • Masyarakat Desa Swadaya masih memegang teguh adat istiadat setempat.
  • Tingkat perkembangan teknologi masih rendah.
  • Sarana dan prasarana terbilang sangat kurang.
  • Hubungan antarmanusia atau masyarakatnya sangat erat.
  • Pengawasan sosial dilakukan sendiri oleh keluarga.

2. Desa Swakarya

Dalam tingkat perkembangan desa, Desa swakarya merupakan fase transisi dari Desa Swadaya menuju Desa Swasembada. Desa Swakarya meliki ciri tersendiri yang bisa dilihat pada poin-poin berikut :

  • Kebiasaan atau adat istiadat di desa tersebut sudah tidak mengikat penuh.
  • Sudah mulai mempergunakan alat-alat dan teknologi
  • Meski letaknya jauh dari perkotaan, Desa Swakarya sudah tidak terisolir lagi.
  • Memiliki fasilitas dan prasaran yang cukup memadai yang meliputi tingkat ekonomi, pendidikan, akses jalan serta prasarana-prasana lainnya.
  • Jalur lalu lintas antara desa dan kota sudah sudah terbilang cukup lancar.

3. Desa Swasembada

Tingkat perkembangan desa yang terakhir adalah Desa Swasembada dimana tingkat perkembangan desa memiliki masyarakatnya telah mampu memanfaatkan serta mengolah sumber daya alam dan potensi-potensinya sesuai dengan kegiatan pembangunan regional.

Adapun Ciri desa swasembada yang bisa dikenali dapat dilihat pada poin-poin berikut:

  • Lokasinya berdekatan dengan Ibu Kota atau Kecamatan.
  • Penduduknya terbilang cukup padat atau banyak.
  • Tidak terikat dengan adat istiadat setempat.
  • Memiliki fasilitas-fasilitas yang sudah memadai dan labih maju dari desa lain.
  • Partisipasi masyarakat desa ini sudah lebih efektif.

Baca Juga : Pengertian Rakyat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *