Cara meningkatkan Produksi getah Karet

Cara meningkatkan Produksi getah Karet – Yang dimaksud dengan pohon karet adalah tanaman perkebunan yang mengandung nilai – nilai ekonomis cukup tinggi memiliki karakteristik batang berkayu tinggi dengan ukuran batang yang cukup besar. Tinggi pohon dewasa dapat mencapai 15 s/d 20 meter dengan masa pertumbuhan lurus ke atas dan percabangan tinggi namun ada beberapa tanaman yang memiliki percabangan cenderung miring. Merupakan salah satu jenis tanaman tropis yang mampu tumbuh dengan baik di dataran rendah dengan ketinggian antara 0 s/d 200 meter di atas permukaan laut.

Curah hujan yang tepat adalah kurang dari 2000 mm dimana untuk menghasilkan hasil yang optimal maka dibutuhkan tingkat curah hujan sekitar 2000 s/d 4000 mm/tahun dengan ketinggian hingga 200 m di atas permukaan laut yang membutuhkan suhu antara 25 s/d 35 derajat celcius menjadi suhu rata – rata. Sehingga tanaman ini menjadi tepat untuk ditanam di seluruh wilayah Indonesia.

Beberapa Cara Untuk Meningkatkan Produksi Getah Karet

Di bawah ini kami akan membahas tentang cara – cara yang dapat anda lakukan untuk dapat meningkatkan produksi getah karet.

1. Memberantas gulma atau penyiangan

Jika tanaman liar dibiarkan begitu saja tumbuh subur di sekitar pohon karet maka tanaman karet itu sendiri cenderung menjadi kekurangan nutrisi namun bila gulma atau tanaman liar tidak ada sama sekali maka unsur hara pada permukaan tanah akan dengan mudah tergerus lalu dibawa oleh aliran air permukaan tanah seperti air hujan. Maka dari itu penting untuk mengaplikasikan sistem tanam tumpang sari akan menguntungkan bagi petani karena dapat mencegah keberadaan gulma sehingga menjadi salah satu nilai tambah secara ekonomi. Perhatikan juga asupan pupuk yang diaplikasikan agar mencukupi untuk semua jenis tanaman yang ada.

2. Memanfaatkan bawang merah

Mengapa bawang merah dapat menjadi stimulator dalam meningkatkan produksi getah tanaman karet ? Karena bawang merah banyak mengandung hormone auksin yang banyak menghasilkan getah dimana pohon karet membutuhkan zat auksin yang berasal dari bawang merah. Tanaman karet yang sudah sering disadap kandungan zat auksin di dalamnya akan menjadi semakin berkurang sehingga membutuhkan bawang merah untuk memancing agar asupan auksin jumlahnya stabil. Cara pengaplikasiannya adalah buat sadapan baru pada pohon karet melingkari kulit terbawah berdiameter 5 s/d 10 cm dengan lebar 1 s/d 2 cm. Langkah selanjutnya adalah persiapkan bahan ekstrak yaitu mencampur ramuan organik tanaman atau dikenal dengan istilah probiotik tanaman sebanyak 1 liter dengan jus bawang merah 1 kg dan air 2 liter lalu dioleskan ekstrak ini ke bagian kulit bekas sadapan tadi dengan menggunakan kuas cat. Lakukan tahapan ini 2 minggu sekali pada waktu sore hari.

Baca juga : Perbedaan Basa Adenin dengan Guanin

3. Memanfaatkan pupuk alami dari kotoran ternak

 

Gunakan pupuk alami yang berasal dari kotoran ternak namun jangan terlalu sering diberikan yang terbaik adalah seminggu sekali atau dua minggu sekali. Proses pembuatannya adalah siapkan wadah yang cukup besar kemudian masukkan air bersih sebanyak 1 liter diberi garam dapur sebanyak sesendok makan dan masukkan kotoran ternak berupa feses maupun urine sebanyak 3 bagian dengan perbandingan 3 bagian kotoran dan 7 bagian air. Terakhir siramkan pada tanah sekeliling pokok batang tapi hindari memberikan pada bagian batang.

4. Mengaplikasikan pupuk dari garam isotonik

Garam isotonik sebagai pupuk alami dapat menjadi alternatif pengganti pupuk jenis lainnya. Garam secara umum di dapat dari lautan yang menjadi sumber mineral utama di bumi ini. Bahan – bahan yang bisa diekstrak dari lautan ini adalah bisa berfungsi sebagai pupuk terbaik yang memberikan banyak manfaat bagi jenis tanaman dalam jumlah yang mencukupi. Cara pembuatannya sangat mudah dengan melarutkan sekitar 10 gram dalam seliter air yang mana kadar NaCl sejenis di dalamnya memiliki sifat isotonik sehingga bagus untuk tumbuh kembang makhluk hidup termasuk tanaman. Pupuk jenis ini bisa diberikan setiap hari pada tanaman karet.

5. Menyadap karet sebelum matahari terbit

Selain mengaplikasikan pupuk, perhatikan juga teknik dalam penyadapan karet harus benar dilakukan. Pohon karet tepatnya disadap ketika matahari belum terbit karena jika klorofil tanaman sudah aktif maka lateks dalam batang tanaman ini lebih banyak ditarik menuju ke daun.

Demikian kami menjelaskan dengan singkat tentang cara meningkatkan produksi getah karet, semoga bermanfaat !

Baca Juga : Macam dan Ciri Kromosom

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *